MTQ Cabang Syarhil Qur’an

Sendangagung – Minggu (20/11) Aula Pondok Pesantren Al-Ishlah menjadi tempat Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an yang merupakan rangkaian kegiatan Kesyukuran 3 Dasawarsa Pondok Pesantren Al-Ishlah Sendangagung. Aula pondok juga sekaligus sebagai tempat penyelenggaraan MTQ cabang Syarhil Qur’an. Peserta yang ikut ambil bagian merupakan siswa-siswi SMA/MA dan sederajat dari Kabupaten Lamongan, Gresik dan Tuban. Yang menjadi juri pada cabang Syarhil Qur’an antara lain, Dra. Hj. Muthiah, Siti Fatimatuz Zahroh S.Pd.I, dan Fauqi Kurniawan S.Pd.I.

10 Peserta dari 12 pendaftar tampil dengan percaya diri, dan bersemangat. Mereka membawakan berbagai tema, di antaranya adalah “keimanan dan ketaqwaan” yang dibawakan dengan begitu baik oleh Ainun Luthfiyah Rohmah asal MA Bustanul Ulum Glagah. Menurutnya, Islam berjaya bukan karena Islam mengibarkan bendera di mana-mana, bukan pula dengan meneriakkan Allahu Akbar! Allahu Akbar! Di mana-mana. Tapi yang menyebabkan Islam berjaya adalah karena iman dan taqwa.

Lain halnya dengan Kurnia Yusro dari MA Muhammadiyah 9 Lamongan. Gadis yang tampil dengan gamis dan jilbab hijau itu, dengan berapi-api menjelaskan tentang posisi strategis generasi Islam yang berakhlaqul Karimah. “Negara bisa berkembang karena generasinya. Negara pun bisa hancur karena generasinya. Dan generasi muslim yang berakhlaqul karimah akan menjadi aset penting bagi umat dan bangsa,” tandasnya. Ia pun mengungkapkan keprihatinannya terhadap fenomena generasi Islam sekarang. Ia mengambil salah satu gejala yang sering kita saksikan sendiri di sekitar kita. Bahwa masih banyak di masjid, mushola orang-orang lanjut usia melantunkan adzan dengan suara terbatuk-batuk. Tak lain karena generasi mudanya yang sudah jauh dari masjid.Namun keduanya, belum berkesempatan untuk membawa pulang trofi juara.  Tentu mereka sadar bahwa pengalaman sangat bernilai bagi mereka.

“Perlombaan seperti ini perlu diadakan sebagai ajang berlatih sekaligus mencari pengalaman. Adanya penghargaan membuat peserta semakin terdorong untuk berlomba-lomba menampilkan yang tebaik,” Komentar Nurul Sa’adah, PP Modern Sidomukti Darul Islam Brondong, yang mengaku sudah sering mengikuti perlombaan MTQ.

Pemenang Lomba Juara 2 MTQ Cabang Syarhil Qur'an
Pemenang Lomba Juara 2 MTQ Cabang Syarhil Qur’an

Peserta yang berhak menduduki Juara Harapan II adalah Muh. Zen Tahsinul Akhlaq dari MA Bustanul Ulum Glagah. Juara Harapan I diraih Islam Syamil Fatahillah dari SMA Manaarul Qur’an Paciran dengan tema Memuliakan Orang Tua. Juara III diraih Izzah Mufthi Nur Aini asal PPTQ Al-Munawwarah Bungah, Gresik dengan tema “Lingkungan hidup adalah milik bangsa yang diwariskan”. Juara II diraih Dhimam Abror As Sidqi dari MAM 11 Tahfidzul Qur’an Kranji. Dan Trofi Juara I berhasil dibawa pulang oleh Mafatihul Inayah dari MAM 2 Pondok Modern Paciran. (M. Adib Susilo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *